MANGKUK AYAM BUKAN MANGKUK SAPI


MANGKUK AYAM BUKAN MANGKUK SAPI

Pernah makan bakso? Kenapa mangkuknya tidak bergambar sapi, kan yang dimakan bakso sapi bukan bakso ayam? Kenapa ya mangkuk-mangkuk itu harus bergambar ayam?

Seingat saya, sejak pertama kali saya membeli bakso Mang Aji di Cianjur jaman masih kecil, akhir tahun 80-an, mangkuknya bergambar ayam, dengan tulisan Ajinomoto di pinggirannya. Memang MSG bermerek Ajinomoto sedang hits saat itu. Kebetulan nama penjualnya juga Aji. Kebetulan lainnya: cita rasa baksonya terkenal se-Gang Dukuh. Saya pikir itu yang membuat ingatan saya membuat rumus bakso enak=bermangkuk gambar ayam=bakso Mang Aji=Ajinomoto.

Demikian pula penjual bubur Cianjur, beberapa menggunakan mangkuk gambar ayam. Kemudian setelah merek Miwon muncul, mangkuk gambar ayam juga berterakan merek Miwon. Kabarnya sih beli MSG bermerek tersebut dalam jumlah tertentu, berhadiah mangkuk.

Belakangan, gambar ayam muncul tak hanya di mangkuk. Banyak juga tertera di piring, gelas, pisin (lepek-an), bahkan kaus, sarung bantal, selendang, dan tas jinjing. Gambar ayam seolah jadi tren bergengsi dan menautkan ingatan pada rasa lezat, rasa enak, rasa penuh kenangan, namun jelas bukan rasa pengin balikan dengan mantan. #ehgimana

Menarik sebetulnya menelisik soal tren gambar ayam yang berdiversifikasi dari cawan/mangkuk ke benda lain, dan menjadi alat pemasaran beberapa barang dan merek dagang.

Berdasarkan hasil penelusuran, mangkuk bergambar ayam ini berasal dari China, sejak era Dinasti Ming, tepatnya Kaisar Cheng Hua (1465-1487). Ayam menjadi lambang kerja keras. Dan pada cawan aslinya, gambar ayam lengkap jantan dan betina, juga anak-anaknya, yang konon jadi lambang kesuburan dan kemakmuran. Di negara asalnya, mangkuk gambar ayam menjadi salah satu barang wajib untuk seserahan pengantin. Di Indonesia sendiri mangkuk bergambar ayam dikenal sejak dibawa oleh para perantau di abad ke-20. Oya, beberapa waktu lalu mangkuk ayam ini pernah juga dijadikan google doodle loh!

Kenapa sih pagi-pagi bahas mangkuk ayam? Padahal awalnya cuma pengen bilang, yamin manis yang saya makan ini enak. Walau kadang-kadang lezat tidaknya makanan, tergantung siapa yang menemani, kan?

Jadi, kapan kita makan bermangkuk ayam lagi?

#RABbercerita #ceritaRAB #mangkukayam #mangkokayam #mieayam #miebakso #citarasa #lezat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s